Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Le Marsi, Agroeduwisata Baru di Tanah Datar

Foto Erison J Kambari

#raunholic - Nagari Pandai Sikek yang terletak di Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar sangat terkenal dengan tenun songketnya bahkan sudah mendunia, selain itu nagari yang terletak di lereng gunung Singgalang ini juga memiliki pemandangan yang indah dan berhawa sejuk, sehingga sangat cocok untuk tanaman sayuran dan buah-buahan.

Tidak hanya dikenal lewat kekhasan songket dan ukiran Minangkabau ini, kini nagari tersebut terus berbenah dengan mengembangkan wisata bernuansa sayuran dan buah atau yang lebih dikenal dengan agrowisata.


Foto Erison J Kambari
Agrowisata yang diberi nama Agro Edu Wisata Lembah Marapi dan Singgalang (AEW LeMarsi) ini dilaunching langsung Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Agung Hendri Adi bersama Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah Irwandi, Selasa (22/12) di Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto.

Le Marsi sendiri merupakan singkatan dari "Lereng Marapi Singgalang" lokasi Agroeduwisata berada di antara gunung Marapi dan Singgalang yang cukup terkenal di Sumatera Barat. 

Sekretaris Daerah Tanah Datar Irwandi pada kesempatan tersebut mengatakan jika Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi wisata agro namun belum bersinergi dengan pariwisata. 




"Kedepan kita akan mensinergikan pariwisata dengan berbagai sektor lainnya, seperti pertanian, home industri, termasuk sektor-sektor pendukung lainnya, jadi keberadaan AEW LeMarsi di Nagari Pandai Sikek ini dapat sebagai pemicu bagi daerah-daerah lain di Tanah Datar," ujarnya.

Ditambahkan Irwandi, ke depan juga akan dilakukan pembenahan dengan melibatkan stake holder terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata tentunya dan dinas-dinas lain untuk bersinergi mendukung pariwisata di Tanah Datar.

Pembenahan infrastruktur penunjang, dengan berbagai program dan kegiatan, bahkan program padat karya juga bisa kita arahkan ke lokasi agro wisata sehingga ini akan menjadi milik bersama. 



" Kita tidak ingin lokasi wisata agro nantinya akan kembali seperti areal pertanian atau perkebunan biasa lagi, dari itu kita juga akan membina kelompok-kelompok tani yang bergerak di bidang ini, sehingga mereka siap bertani, berwisata dan mengedukasi dan ini juga kita singkronkan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih ke depan," ujarnya lagi.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI Agung Hendri Adi berharap Agro Wisata Le Marsi agro wisata dapat dijadikan sebagai tempat mengedukasi bagi petani daerah lain, anak-anak pelajar, mahasiswa dan berbagai kalangan lainnya.

"Saat ini kita launching agro wisata, kita berharap pemerintah daerah dapat menggerakkan stakeholder yang ada disini untuk berkolaborasi, sehingga wisata agro dapat menjadi tempat pembelajaran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan dapat sebagai income tambahan bagi masyarakat tidak hanya dari pertanian namun juga dari pariwisata," ujarnya.

Untuk kedepannya disampaikan Agung agar lokasi agro yang saat ini masih terus dibangun agar ditata dengan baik, ditata tanaman bùdidayanya, perbaikan pengelolaan hingga penyediakan restaurant karena wisatawan butuh makan dan kuliner yang spesifik.

Kegiatan launcing AEW LeMarsi ini turut dihadiri Kepala BPTP, Camat X Koto, Wali Nagari Pandai Sikek, dan undangan lainnya. 



Dalam sambutannya Kepala Badan Ketahanan Pangan mengatakan Agroeduwisata ini merupakan sebuah terobosan, menjadikan kawasan pertanian yang di kelola oleh petani menjadi sesuatu yang menarik bagi masyarakat luas, tak hanya berwisata atau membeli produk.

Di kawasan Agroeduwisata masyarakat juga bisa sekaligus belajar, ada unsur edukasi yang bisa didapatkan. 

Diharapkan BPTP Sumbar sebagai perpanjangan tangan Badan Litbang Pertanian di Provinsi juga berkontribusi dalam pendampingan Teknologi mengembangkan kawasan Agroeduwisata Le Marsi ini.
Dan nantinya petani di Agro Edu wisata Le Marsi menerapkan pertanian organik hingga menjadi nilai tambah tersendiri. (bd) 


Lokasi :